PERATURAN
PEMAIN
- Dalam setiap pertandingan dimainkan oleh dua tim,
masing-masing terdiri dari lima pemain, salah satunya adalah penjaga
gawang.
- Syarat minimal jumlah pemain pertim dalam satu pertandingan
adalah 3pemain, jika tidak memenuhi
syarat minimal dalam waktu 7 menit maka
tim tersebut dinyatakan kalah atau WO dari tim lawannya.
- Setiap pemain dalam tim
merupakan mahasiswa aktif dan maksimal berusia 24 tahun (maksimal
kelahiran 1 Januari 1992).
- Setiap pemain/official
dalam tim hanya diperbolehkan bermain untuk satu tim. Jika terdapat pemain yang bermain di lebih dari satu
tim, maka tim-tim yang terlibat akan didiskualifikasi.
- Setiap peserta diwajibkan menjaga ketertiban, kebersihan,
keamanan, dan sportivitas. Jika dalam pertandingan,baik pemain, official,
maupun pendukungnya dengan sengaja membuat keributan dan kerusuhan yang
dapat mengganggu pelaksanaan kejuaraan, maka panitia akan mengeluarkan/
mencoret peserta dari kejuaraan (diskualifikasi) dan dikenakan denda yang
telah ditentukan oleh panitia sebesar Rp2.000.000,00
- Selama
dalam pelaksanaan kejuaraan peserta dan pendukungnya dilarang keras
membawa senjata tajam atau benda/ alat yang dapat membahayakan orang lain,
jika ada yang melanggar akan diserahkan pada pihak yang berwajib /
Kepolisian.
PERLENGKAPAN
PEMAIN
Seorang
pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau memakai apapun yang membahayakan
dirinya sendiri atau pemain lainnya, termasuk bentuk perhiasan apapun.
Dasar perlengkapan yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:
Dasar perlengkapan yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:
- Seragam atau kostum
berwarna sama.* Jika kostum sama maka Tim kedua (away) akan memakai rompi untuk membedakan dari Tim pertama.
- Kaos kaki.
- Pengaman kaki (shinguards).
*
Secara keseluruhan pengaman kaki
harus ditutup oleh kaos kaki.
*
Terbuat dari bahan yang cocok
(karet, plastik, atau bahan sejenis).
*
Harus memberikan tingkat
perlindungan yang cukup.
· Sepatu dengan model yang
diperkenankan untuk dipakai layaknya pemain futsal seperti biasa. Penggunaan
sepatu adalah wajib.
PENJAGA
GAWANG
·
Penjaga gawang diperkenankan
memakai celana panjang.
·
Setiap penjaga gawang memakai
warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.
·
Jika seorang pemain yang berada
diluar lapangan ingin mengganti penjaga gawang, baju yang dipakai penjaga
gawang pengganti, oleh pemain tersebut harus ditandai pada bagian belakang
dengan nomor pemain itu sendiri.
Untuk setiap pelanggaran dari peraturan ini :
Pemain yang melakukan kesalahan akan diperintahkan oleh wasit untuk meninggalkan lapangan, membetulkan perlengkapannya, atau melengkapi salah satu perlengkapan yang hilang atau belum dipakai. Pemain tidak boleh kembali ke dalam lapangan tanpa melapor terlebih dahulu kepada salah seorang wasit, yang kemudian memeriksa perlengkapan pemain tersebut.Pemain diperkenankan masuk kembali, ketika bola berada diluar permainan.
PERGANTIAN
PEMAIN
·
Pergantian pemain dapat dilakukan
sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung.
·
Jumlah pemain cadangan atau
pemain pengganti maximum 5 pemain.
·
Jumlah pergantian pemain selama
pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti
dapat main kembali untuk mengganti pemain lainnya.
·
Pergantian pemain dapat dilakukan
pada saat bola didalam atau di luar permainan.
·
Pemain yang ingin meninggalkan
lapangandan pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah
pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah
melewati batas lapangan. Jika tidak, pemain yang bersangkutan dapat dikenai
sanksi oleh wasit berupa kartu kuning.
·
Pergantian dianggap sah ketika
pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah
menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti
menjadi pemain aktif.
·
Jika pergantian pemain sedang
dilakukan, tetapi pemain cadangan masuk terlebih dahulu sebelum pemain yang
akan diganti meninggalkan lapangan secara sempurna maka :
*
Permainan
dihentikan
*
Pemain yang
akan diganti diperintahkan meninggalkan lapangan
*
Pemain
pengganti tadi mendapat peringatan berupa kartu kuning
*
Permainan
dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat
dimana bola berada ketika permainan dihentikan(2 kali sentuh).
·
Penjaga gawang boleh berganti tempat
dengan pemain lainnya.
TIMEOUT
·
Setiap timberhak meminta waktu
untuk Timeout selama 1 menit
disetiap babak.
· Timeout selama satu
menit dapat diminta maksimal 4 menit sebelum babak berakhir, tetapi
hanya diperkenankan jika tim tersebut memegang bola (menguasai bola).
· Tim yang tidak meminta timeout
pada babak pertama, pada babak kedua tim tersebut hanya berhak mendapatkan satu
kali timeout.
· Ketika timeout diberikan,
para pemain harus tetap berada didalam lapangan. Jika selama masa timeout
itu mereka ingin menerima instruksi dari officialtim, cara
ini hanya dapat dilakukan pada garis pembatas lapangan (garis samping) – yang
sejajar dengan tempat duduk Tim dan pemain cadangan. Official yang
memberikan instruksi tidak boleh memasuki lapangan.
FOUL
---TENDANGAN BEBAS-PENALTY KICK---
· Tendangan bebas langsung
diberikan kepada tim lawan, jika seorang pemain melakukan salah satu dari
bentuk pelanggaran dibawah ini, dengan pengamatan wasit dan itu merupakan
tindakan yang kurang berhati-hati, kasar, atau menggunakan tenaga yang
berlebihan :
*
Menendang
lawan
*
Mencoba
mengganjal lawan
*
Menerjang
lawan
*
Mendorong lawan,
meskipun dengan bahunya
*
Memukul lawan
*
Memegang lawan
*
Meludah pada
lawan
* Melakukan sliding
tackle dalam mencoba merebut bola ketika bola sedang dimainkan/dikuasai
oleh lawan
·
Tendangan bebas langsung
dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran.
·
Semua pelanggaran yang disebutkan
diatas merupakan kumpulan pelanggaran yang diakumulasikan.
· Jika seorang pemain telah
melakukan pelanggaran kelima bagi timnya,maka
tendangan bebas dilakukan dari titik penalti kedua.
·
Jika tendangan bebas langsung
dilakukan kearah gawang dan gol terjadi, maka gol tersebut dinyatakan sah.
· Tendangan penalti diberikan, jika
seorang pemain telah melakukan pelanggaran didaerah penaltinya sendiri, tidak
peduli dimana posisi bola, tetapi asalkan bola dalam permainan atau bola hidup.
---TENDANGAN
BEBAS TIDAK LANGSUNG---
· Tendangan bebas tidak langsung
diberikan pada tim lawan, jika seorang penjaga gawang telah melakukan salah
satu pelanggaran dibawah ini :
* Setelah melepaskan bola dari
tangannya, ia menerima kembali dari rekan tim (dengan kaki/tangan), sebelum
melewati garis tengah atau sebelum dimainkan atau belum disentuh oleh pemain
lawan.
* Menyentuh atau menguasai bola
dengan tangannya, dengan secara sengaja dikembalikan kepadanya oleh rekan tim (back
pass).
*
Menyentuh atau menguasai bola
dengan tangannya, setelah ia menerima bola langsung dari tendangan kedalam yang
dilakukan oleh rekan tim.
*
Menyentuh atau menguasai bola
dengan tangannya atau kaki, lebih dari empat detik.
· Tendangan bebas tidak langsung
diberikan kepada tim lawan, dari tempat dimana terjadinya pelanggaran. Kecuali,
terjadi didalam daerah penalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan
dari garis daerah penalti ditempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.
·
Untuk Tendangan Bebas Tidak Langsung,
gol hanya dapat tercetak dan dinyatakan sah, apabila bola tersebut sudah
menyentuh/tersentuh pemain lainnya sebelum masuk ke gawang.
---YELLOW
CARD-RED CARD---
·
Seorang pemain diperingatkan dan
menunjukkan kartu kuning, jika ia melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagai
berikut :
*
Bersalah
karena melakukan tindakan yang tidak sportif.
* Memperlihatkan
perbedaan pendapatnya dengan melontarkan perkataan atau aksi yang tidak baik.
* Memperlambat
atau mengulur-ulur waktu pada saat memulai kembali permainan, tidak mengikuti
perintah untuk menjaga jarak yang ditentukan ketika dilakukan tendangan sudut, tendangan kedalam, tendangan
bebas, atau tendangan gawang.
* Masuk atau
kembali ke lapangan tanpa izin wasit
atau melanggar prosedur pergantian pemain.
*
Untuk setiap pelanggaran
yang mendapat kartu kuning dikenai denda sebesar Rp10.000,00
· Seorang pemain atau pemain
cadangan dikeluarkan dengan menunjukkan kartu merah, jika ia melakukan salah
satu pelanggaran sebagai berikut :
*
Pemain
bermain sangat kasar.
*
Meludah pada
lawan atau orang lain.
* Menghalangi
lawan untuk mencetak gol atau kesempatan mencetak gol dengan sengaja memegang
bola dengan cara yang tidak diperkenankan dalam peraturan (hal ini tidak
berlaku kepada penjaga gawang didalam daerah penaltinya sendiri).
*
Mengeluarkan
kata-kata yang sifatnya menghina atau kata-kata caci-maki.
*
Menerima
peringatan (Kartu Kuning) kedua didalam pertandingan yang sama.
*
Untuk setiap pelanggaran
yang mendapat kartu merah dikenai denda sebesar Rp30.000,00
· Seorang pemain yang dikeluarkan
oleh wasit tidak dapat ikut kembali kepermainan yang sedang berjalan, dan harus
meninggalkan sekitar lapangan. Pemain cadangan dapat masuk ke lapangan dua
menit setelah rekan timnya dikeluarkan, kecuali tercipta gol oleh lawannya
sebelum masa dua menitnya berakhir, dan pemain secara sah telah diizinkan oleh wasit atau pencatat waktu.
·
Seorang pemain yang dikeluarkan
oleh wasit karena kartu merah tidak dapat
ikut kembali kepermainan dan pemain tersebut
tidak diperbolehkan untuk bermain selama 2 pertandingan.
·
Seorang pemain yang
terkena akumulasi kartu kuning selama pertandingan juga tidak diperbolehkan
untuk bermain selama 1 pertandingan.
·
Pemain boleh sodorkan/operkan
bola ke penjaga sendiri dengan kepala (sundulan pada bola dengan kepala),
dengan dada atau lutut dan cara lain, asalkan bola telah melewati garis tengah
(lapangan) atau telah menyentuh/disentuh atau dimainkan oleh pemain lawan.
·
Tiap tindakan pura-pura di dalam
lapangan adalah berniat menipu wasit, harus diberikan sanksi sebagai kelakuan tidak sportif.
·
Pemain yang melepaskan baju kaos/shirt
ketika merayakan suatu gol, harus diberikan peringatan untuk kelakuan tidak
sportif.
·
Pihak panitia hanya
menyediakan pertolongan Pertama (P3K) pada cedera ringan, untuk selanjutnya
sudah menjadi tanggung jawab masing-masing tim.
---TENDANGAN
KE DALAM---
·
Tendangan kedalam adalah cara
untuk memulai kembali permainan. Gol tidak dapat disahkan langsung dari
tendangan kedalam.
· Pada saat
melakukan tendangan kedalam, bola ditempatkan maksimal 25 cm dari garis luar.
Saat
menendang bola, bagian dari setiap kakinya berada di luar garis pembatas
lapangan, Pemain/penendang
kedalam harus melakukannya dalam waktu 4 detik dari saat menempatkan bola.
---CORNER---
Tendangan
sudut adalah cara untuk memulai kembali permainan. Gol dapat tercetak langsung
dari tendangan sudut, tetapi hanya dilakukan terhadap tim lawan, tendangan
sudut dilakukan dalam waktu tidak lebih 4 detik oleh pemain yang akan
melaksanakan tendangan menempatkan bola.
WASIT
Terdiri dari
wasit 1 dan wasit 2.
---WEWENANG
WASIT---
Setiap
pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang penuh untuk
memegang teguh Peraturan Permainan sehubungan dengan pertandingan dimana ia
telah ditunjuk untuk memimpinnya, terhitung mulai dari saat ia masuk sampai
dengan ia meninggalkan lapangan tersebut.
---KEKUASAAN DAN TANGGUNG JAWAB WASIT---
·
Memegang teguh Peraturan
Permainan.
· Membiarkan permainan terus
berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang
sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika
kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman
kepada tim yang membuat pelanggaran sebelumnya.
· Mencatat hasil pertandingan sebagai
bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain
dan/atau officialtim pada
insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama, dan seusai
pertandingan.
·
Bertindak sebagai pencatat waktu
jika official/petugas
yang ditetapkan, tidak hadir.
· Menghentikan, menunda, atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan
atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.
·
Memberikan hukuman terhadap
pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.
·
Memastikan/menjamin bahwa tidak
ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.
· Menghentikan pertandingan jika,
menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia
dipindahkan dari lapangan.
· Memperkenankan permainan
diteruskan hingga bola keluar lapangan permainan jika seorang pemain, menurut
pendapatnya, hanya cedera ringan.
·
Memastikan bahwa setiap bola yang
digunakan memenuhi standar futsal.
---KEPUTUSAN WASIT---
Semua
keputusan wasit mengenai fakta yang berhubungan dengan permainan adalah final
dan tidak dapat diubah.
Wasit 1 dan wasit 2 hanya dapat mengubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.
Wasit 1 dan wasit 2 hanya dapat mengubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.
KEPUTUSAN 1
Jika wasit 1
dan wasit 2 secara bersamaan mengeluarkan
sinyal pelanggaran secara bersamaan dan terdapat perbedaan keputusan, maka
tetap keputusan wasit 1 yang dibenarkan.
KEPUTUSAN 2
Wasit 1 dan
wasit 2 memiliki hak memperingatkan atau
mengeluarkan pemain, tetapi jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap
keputusan wasit 1 yang dibenarkan.
TUGAS WASIT
KEDUA
Wasit kedua
ditunjuk untuk menjalankan sisi lapangan yang berlawanan dari posisi wasit 1.Ia
juga diperkenankan menggunakan peluit. Ia membantu
wasit pertama untuk
mengawasi pertandingan sesuai dengan Peraturan Permainan. Ia memiliki kekuasaan untuk menghentikan
permainan untuk setiap pelanggaran peraturan.
LAMANYA
PERTANDINGAN
· Pertandingan dilangsungkan dua
babak, dengan masing-masing babak berlangsung selama 10menit.
· Jarak waktu istirahat antara
babak pertama dan babak kedua adalah 3 menit.
· jika pertandingan selama
2 x 10 menit skor sama , maka akan langsung diadakan adu penalti sebanyak 3 penendang
dan jika imbang penalti maka dilakukan koin toss untuk menentukan
penendang/penjaga gawang di tendangan ke-4.
BOLA DI
DALAM DAN DI LUAR PERMAINAN
Bola diluar permainan, jika :
*
Bola secara keseluruhan melewati
garis gawang, baik menggelinding atau melayang.
*
Permainan telah dihentikan
sementara oleh wasit.
*
Bola menyentuh langit-langit.
Bola di dalam permainan setiap waktu termasuk ketika :
*
Bola memantul dari tiang gawang
atau memantul palang gawang ke dalam lapangan.
*
Bola memantul/menyentuh wasit
ketika mereka masih berada didalam lapangan.
Ketika
pertandingan sedang dimainkan/berlangsung pada lapangan indoor dan
secara tidak sengaja bola menyentuh langit-langit, permainan akan dilanjutkan kembali dengan tendangan kedalam, diberikan
kepada lawan dari tim yang terakhir menyentuh bola. Tendangan kedalam dilakukan
dari sebuah titik pada garis terdekat dibawah langit-langit dimana bola
menyentuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar